Hati Yang Patah

Kala itu
Aku pernah begitu percaya padamu
Hingga lupa bahwa aku punya hati
Hati ini seakan mati
Tak berdenyut, tiada detak
Entah kenapa bisa seperti itu
Sihir cintamu membuatku lupa diri
Tanpa pedulikan hati
Kala itu
Ku hiraukan segala hal buruk tentangmu
Ku tutup telinga dan mata
Demi dirimu yang disana
AH, dan pada akhirnya..
Bodoh! 
Mungkin aku bodoh
Seperti kertas yang tertuang tinta
Seperti gelas kaca yang terjatuh..
Bagaimana?
Pecah!
Saat dustamu terpampang nyata
Hati ini benar benar mati!
Sembilu ku rasa, seperti terkoyak
Seperti inikah cinta?


Advertisements

Luka Lamaku

“Tak kan ada yang baik-baik saja, bagi ia (siapa saja) yang tumbuh di tengah- tengah keluarga yang patah”.

Seharusnya, tak ada yang perlu disesali dari semua cerita kehidupan yang pernah ada, baik cerita manis maupun pahitnya kehidupan. Kita tak pernah menentukan akan lahir dan besar dikeluarga mana. Kita lahir, sebagaimana seorang bayi mungil yang dilahirkan dari rahim seorang wanita, yang biasa kita panggil dengan sebutan ibu, mama, bunda, atau umi. Kita besar dirawat oleh seorang ibu, dibalik peran seorang ibu ada peran seorang ayah. AYAH. Ya, ayah merupakan lelaki yang bertugas melindungi keluarga, mengayomi setiap anggota keluarga. Betul, kan? Dan, aku pun mempunyai ayah yang seperti itu. Beliau adalah superhero bagiku.

Masa kecilku sangat indah, ketika ayah dan ibu masih bersama. Dulu, aku bisa dibilang sebagai anak yang paling bahagia didunia (versiku). Karena, memang pure bahagia. Tak mengenal kata sedih, yang ada bahagia selalu tercipta ditengah keluargaku, dulu.

Singkat story, ketika aku duduk dibangku kelas 11 aliyah, ayah ibu berpisah. Dan aku ikut bersama ayah. Tuhan! aku tak pernah bermimpi akan hal seperti ini. NIGHTMARE HAS COME! Bila ada yang bertanya padaku bagaimana responku pada saat itu, maka aku akan menjawab NO WORDS CAN DESCRIBE WHAT I FEEL AT THAT TIME. Aku speechless aja, cuma bisa nangis, nangis, nangis, mungkin karena shocked. Apalagi pada saat itu, kedua adikku masih usia anak-anak banget. Perpisahan orangtua ternyata menjadi luka yang abadi bagi sang anak yang mengalami. Meskipun kini aku sudah bisa moveon dari luka yang tercipta, namun aku tak akan melupakannya. Hanya moveon dari lukanya aja hehe..

1 tahun pertama kala aku menjalani hidup bersama ayah, aku masih saja teringat akan ibu. Aku masih terbayang-bayang disaat ibu duduk disofa, ketika masak didapur, ah! semua kenangan itu kini hanya tersimpan dalam hati dan pikiranku.

Kadang aku merasa kecewa dengan keadaan, aku seakan-akan tak habis pikir, kenapa harus aku? kenapa?

Tapi seiring berjalannya waktu, aku mulai menyadari bahwa luka telah mengajariku banyak hal. Aku tak pernah malu bahwa aku tumbuh dari keluarga yang patah dan tak utuh. Karena dari situ, aku dididik menjadi anak yang mandiri dan kuat menghadapi problema kehidupan. Kini, aku telah berstatus sebagai mahasiswa, sudah saatnya aku menentukan alur bahagaiaku sendiri 🙂

Dan bagi para pembacaku yang bernasib sama sepertiku, jangan pernah patah semangat. Kita berhak bahagia, tanpa syarat! Meski kita tumbuh ditengah keluarga yang tak utuh, kita tetap harus easy going yah.. karena Tuhan sudah menggariskan takdir kehidupan kita seperti ini.

God knows i’m tough enough.. 🙂

 

Candu

Sering terucap darimu sebuah kata sayang

Bahkan setiap hari tanpa bosan kau lontarkan itu

Dan aku pun tak pernah jenuh mendengarnya

Ucapan sayang darimu seperti halnya

Vitamin penambah semangat untukku

Kau tlah membuatku candu

Kau tlah membuatku rindu

Tahukah kau bahwa kau sedang kurindukan?

Secarik kertas sebuah pena tengah kumainkan

Secarik kertas tlah terbubuh sebait puisi

Yang ku buat untukmu

Wahai engkau sang peneduh hati

Aku di Hantui Rindu (CERPEN)

Lagi-lagi rinai hujan membasahi tanah nirmala, bau tanah tercium mewangi kala bayu menerpa. Senja menghampiri, pertanda sang mentari mulai malu menampakkan parasnya. Langit memerah meredup menghitam. Lantunan adzan maghrib yang dikumandangkan muadzin menggema riuh se-antero desa. Dan, tibalah saatnya sang rembulan bersiap menampakkan paras eloknya.

Di malam ini begitu gelap, kulihat bulan dan bintang disana. Sang bintang berkedip mesra memandangi bulan yang terdiam. Ya, kini hanya aku yang berteman sepi dan merasakan cemburu kala melihat kemesraan antara bulan dengan bintang. Ku tarik nafas dalam-dalam lalu ku hempaskan perlahan. Kedua bola mataku melirik keseluruh persada. Ah, sunyi. Hanya bunyi jangkrik yang setia denganku malam ini. Tak lama setelah itu ponselku berdering pertanda notifikasi pesan singkat (SMS). Ku ambil ponselku dan ternyata dari seseorang yang teramat sangat kurindukan.

“Assalamu’alaikum, Cantikku.. Bagaimana kabarnya?”

Tersontak, aku kaget! Tanpa menunggu lama segera ku tekan tombol abjad pada keyboard ponselku menyusun sebuah kata menjadi kalimat balasan untuk SMS darinya.

“Wa’alaikumussalam, Mas.. Alhamdulillah sehat. Kamu pulang tah?”

(Dia, seorang pria yang 2 tahun silam sudah bersamaku, merasakan pahit manisnya kerinduan. Rindu yang teramat sangat karena dipisahkan oleh jarak dan waktu tanpa ada kabar rutin darinya. Mengingat dipondok tidak boleh membawa alat komunikasi apapun)

“Enggak kok, ini masih dipondok. Aku ditoko Kitab sama mas Said. Aku dipinjami ponselnya, Yun. Aku rindu kamu, ku harap disana kamu selalu sehat dan selalu dilindungi Allah kemanapun kamu pergi. Maaf, Yun. Aku nggak bisa lama-lama karena abis ini aku mau balik ke pondok.. Sungkan kalih yai nek dangu dangu, Jaga kesehatan nggih.. Assalamu’alaikum cantik”. (Beginilah paragraf balasan terakhir darinya dan aku sedikit galau. Kenapa hanya sebentar? Kan aku masih rindu)

Secangkir kopi hitam dan sepiring pisang goreng sudah berada disampingku. Menemaniku dalam sunyi sepinya malam ini. Aku duduk pada sebuah kursi panjang di balkon depan pintu kamarku. Ku seruput perlahan kopi hitamku sembari memandangi antariksa yang begitu menakjubkan. Ponsel masih dalam genggaman. Dan hatiku masih terasa sedih setelah mendapatkan SMS darinya. Aku sedih, mengapa hanya dalam waktu singkat ia mengabariku?

Ah, hujan tak kunjung mereda. Derasnya menghujam bumi dengan milyaran titik airnya. Senada dengan perasaanku yang begitu deras tengah merindukannya. Tak sengaja tanganku menyenggol secangkir gelas kopi disampingku. Ya, akhirnya tumpah. Kopi tumpah biarkan saja, karena masih bisa di bersihkan menggunakan kain. Tapi tidak dengan rinduku, kala rinduku tumpah hanya bisa diselesaikan dengan pertemuan. Rindu itu berat. Sungguh!

Aku merasakan jenuh, sepi, sunyi dan entah bagaimana lagi ku mendeskripsikan malam ini. Ku beranjak dari duduk manisku melangkah menuju meja belajarku. Ku ambil selembar kertas dan sebuah pena berwarna pink yang menjadi favoritku. Lalu, ku melangkah menuju balkon dan duduk kembali. Hmmm.. cuaca dan suasana sangat mendukung untuk dijadikan moment merangkai puisi.

Ku rangkai huruf menjadi sebuah kata. Kata perkata ku susun menjadi sebuah kalimat indah perbaitnya. Penaku menari dengan lincah mengikuti ayunan tanganku. Imajinasi melayang jauh.

Gerimis rintik hujan gemercik
 Aku berdiri di balik jendela bambu renta
 Ku lempar jauh pandanganku ke-sekeliling persada
 Hela nafasku terdengar parau
 Lamunanku menembus ribuan air yang menghujam tanah nirmala
 Sekelebat bayangan nampak di ujung sana

Terbangun aku dari lamunan
Ku coba pahami betul bayangan itu

Ah! Ternyata hanya halusinasiku
Dia.. dia tak pernah hiraukanku!
Sadarlah.. dia tak ada di sini.
Duhai hujan yang ku saksikan..

Tolong hanyutkanlah rasa rindu ini
Bawalah ia mengalir bersama ribuan
Air yang menggenang
Aku di sini berteman sepi

Menunggu sang pujaan menyadari
Betapa merindunya diriku kepadanya
Biarlah rindu ini terbawa oleh arusmu
Aku tak pantas menahannya

Karena ku tahu
Sang pujaan tak rindu padaku”.

 

Hatiku gelisah, aku meradang tak tahu harus bagaimana mengungkapkan rindu yang mematikan ini. Malam ini air mataku menetes bersamaan dengan derasnya air hujan.

–Tok..tok..tok..

“Kar, ini sudah malam cepat tidur jangan begadang ya”. (Terdengar suara khas yang sudah familiar kudengar berlalu meninggalkan pintu kamarku, ya, ayahku. Beliau adalah laki-laki pertama yang kucinta dan selamanya ada dihati).

Sudahlah, hari sudah larut malam. Tak baik bila aku menikmati malam ini hanya seorang diri. Sang bintang selalu membuatku iri karena kedekatannya dengan sang rembulan. Ah, aku sebal. Ku lipat kertas puisiku dan kuselipkan pada saku bajuku seraya mengangkat nampan yang berisi secangkir kopi dan sepiring pisang goreng yang tak sempat ku santap. Dan ku bergegas menuju kedalam kamar.

Sang rembulan tersenyum melihat tingkahku. Dan rinai hujan mulai menghentikan derasnya. Karena ia tahu, bahwa rinduku tak akan hilang bila hujan tak mereda. Biarkanlah rindu ini hanyut terbawa aliran air yang tersisa. Dan semoga hadirmu menjadi tamu indah dalam bunga tidurku malam ini, See you!

 

Oleh Sekar Wangi Wahyuni Putri

 

 

 

 

A bit explanation about e-business

logo-ebusiness

Ketika kita memasuki milenium baru, proses bisnis berbasis internet telah mengubah seluruh industri dan pasar, yang juga akan menimbulkan dampak besar pada pelanggan dan bisnis. Electronic business (e-Business) adalah penggunaan teknologi elektronik terutama dalam bentuk teknologi informasi (TI) untuk melakukan segala proses bisnis, termasuk didalamnya adalah jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi, membangkitkan permintaan melalui kegiatan marketing, melayani pelanggan, berkolaborasi dengan rekan bisnis dan kegiatan transaksi bisnis secara online. E-Business akan meningkatkan kinerja bisnis dengan low cost dan open connectivity dengan diperkenalkannya teknologi baru pada value chain dan menghubungkan value chains untuk meningkatkan layanan, mengurangi biaya, membuka saluran baru dan mentransformasi lansekap persaingan. Banyak perusahaan mulai sadar bahwa banyak manfaat potensial yang diberikan oleh e-Business.

⊕ Beberapa manfaat yang diberikan e-Business adalah:

  1. Dukungan yang mutakhir pada usaha untuk melakukan perekayasaan ulang proses bisnis;
  2.  Ekspansi jangkauan pasar;
  3.  Memperkuat hubungan dengan pelanggan dan suplier;
  4. Mengurangi biaya dengan mengaplikasikan teknologi elektronik pada proses bisnis;
  5. Menurunkan biaya telekomunikasi dengan infrastruktur internet.

Karena manfaat – manfaat yang diberikan oleh e-Business banyak yang berupa manfaat non finansial (intagible benefit) maka kinerja dan kontribusinya terhadap kinerja bisnis secara keseluruhan akan sulit diukur dan dievaluasi. Juga akan sulit untuk me-manage proyek e-Business untuk menyakinkan bahwa manfaat yang nyata dan terukur dapat dihasilkan. Dalam praktik, proyek e-Business sering di-manage terlalu teknis dan sedikit melihat pada perspektif bisnis. Proyek e-Business harus di monitor dan setiap inisiatif dalam e-Business diperlukan perspektif bisnis yang didefinisikan dengan baik (tentang biaya dan manfaat / keuntungannya.

Di internet, ada lagi informasi diletakkan di dalam suatu situs web. Dimana dalam situs web tersebut terdapat banyak laman (pages) yang merupakan tempat dari suatu informasi diletakkan. Dan laman-laman situs tersebut diatur, membentuk struktur yang disusun dalam suatu situs web sehingga saling berhubungan satu sama lain. Sebagai sumber informasi, seringkali pencari informasi harus mencari informasi yang diinginkan di laman-laman suatu situs web yang terkait dengan informasi yang dicari.

Internet yang semakin berkembang serta penggunaannya yang semakin meluas ke berbagai bidang membuat internet menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Salah satunya pada kegiatan e-business oleh perusahaan. Pada industri ebusiness, situs web menjadi tempat utama ditawarkannya layanan oleh perusahaan. Sehingga situs web berperan sangat penting pada keberhasilan sebuah e-business. Membuat suatu situs web yang efektif sebagai pusat informasi adalah hal yang penting bagi perusahaan, karena secara tidak langsung akan meningkatkan kepuasan pelanggan atau pengguna situs. Selain pada industri e-business, sifat dasar situs web sebagai pusat informasi juga berarti bahwa, sebaiknya sebuah situs web memiliki tingkat kefektifan dan usabilitas/kegunaan yang tinggi sehingga pengguna atau pencari informasi dapat dengan mudah dan cepat mencari informasi yang diinginkan.

 

What do you know about e-Business?

e-business adalah e-Business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer.

Dalam penggunaan sehari-hari, E-business tidak hanya menyangkut e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari E-business, sementara E-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari E-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-commerce mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. e-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Peranan Website dalam e-Business

Website dalam e-business sangat berperan sekali, karena dengan adanya website sebagai penjualan bisnis pun bisa di jalankan secara online yaitu dengan E – Commerce. Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.

Jadi dapat disimpulkan peranan website dalam e-business adalah penjualan secara online yang ditampilkan dalam sebuah halaman website yang mempunyai domain name tertentu sesuai dengan penjualan yang ditawarkan dan dibuat semenarik mungkin agar customer dapat tertarik dan memesan produk yang ditawarkan. Oleh karena itu website sangat diperlukan bagi kelancaran suatu perusahaan dalam memasarkan produk yang ditawarkan.

Contoh Desain Website yang sesuai untuk e-Business

desain-ebusiness

 

Peranan Internet dalam e-Business

Keterhubungan global (global connectivity) melalui internet dan kemudahan penggunaan (ease of use) dapat menyediakan akses kepada dunia bisnis dan perorangan yang secara normal akan sulit dilakukan. Perusahaan bisnis dapat secara langsung menghubungi pemasok, rekan bisnis, atau pelanggan perorangan dengan biaya rendah, meskipun terletak sangat jauh secara geografis.

Begitu pula bagi pengusaha, mereka dapat mencari outlet baru untuk produk atau jasa yang ditawarkannya secara lebih luas, karena internet memfasilitasi transaksi silang batas (cross border transaction) sehingga informasi mengalir lebih cepat. Selain itu, internet juga menyediakan media yang berbiaya rendah (low cost medium) bagi aliansi global dan organisasi maya (virtual organizations). Web merupakan tampilan antarmukuka (interface) standar. Dengan media internet, memungkinkan akses global dengan murah yang dapat dipergunakan untuk menciptakan sistem dalam sebuah organisasi.

Bukan itu saja, internet dapat menciptakan aplikasi interaktif yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Halaman-halaman web mempunyai kamampuan untuk berinteraksi secara lebih menarik yang tidak dapat disediakan oleh media tradisonal berbasis kertas. Penampilan teks, suara, gambar, dan video pada halaman web mampu menarik orang untuk berinteraksi lebih jauh, dan ditambah kemudahan berinteraksi hanya dengan menekan tombol untuk membuat pilihan yang diinginkan.

 

∴source: http://arisoesman88.blogspot.co.id/2013/03/e-business-electronic-business.html

Selamanya Kamu

Apa yang kurasa bukanlah bualan semata

Apa yang kujalani bukanlah sebuah sinema

Ini semua nyata tanpa adanya rekayasa

Ku lalui ini semua dengan penuh kerisauan

Aku tak tahu mengapa hatiku beku

Tatkala ku pandangi wajahmu di saku kecil itu

Senyummu..lirikan matamu..

Ah, diriku selalu saja di hantui rasa bersalah!

Di balik senyummu ada sebuah tanda bahagia

Di mana kau gantungkan semua cita padaku

Aku.. aku bersalah..

Aku.. aku melukaimu

Dengan segala tipu daya yang mereka berikan

Ku abaikanmu, ku tinggalkanmu

Semu.. ku tersadar

Ku kembali padamu

Sayang..

Dalam hati, ku tetap menyayangimu

Dalam jiwa, kau yang terindah

Kau, suara hatiku yang mendayu merdu

Wahai kekasihku