Uncategorized

Sajak Untukmu

Hai? Bagaimana kabarmu?

Aku harap kamu dalam keadaan baik

Tidak terasa waktu telah berjalan dengan cepat,

Mengantarkan aku hingga sampai dititik ini

Melupakanmu, adalah hal baru yang akan selalu aku usahakan

Aku tak pernah berfikir akan ada dititik ini

Meskipun aku tahu itu tak akan mudah dan hampir menyerah

Namun, saat aku teringat bahwa cinta tak harus memiliki,

Aku mulai menerima kepergianmu..

Melihat kamu bahagia itu sudah cukup bagiku

Meskipun alasan bahagiamu bukan karenaku

Logika ku selalu berdebat dengan hatiku,

Saat aku rindu padamu, hatiku begitu merasakan sakit

Namun akal sehatku bersikeras untuk melupakanmu

Nyatanya, aku memang belum sekuat kamu perihal melupakan..

Ketika aku rindu padamu, aku hanya bisa memelukmu lewat doa

Dalam doaku, aku selalu meminta pada sang pencipta agar rinduku tersampaikan padamu

Sungguh, aku selalu berusaha untuk ikhlas

Karena mengikhlaskan adalah caraku untuk mencitaimu

Level tertinggi mencintai seseorang adalah ketika kita mampu merelakannya

Untukmu, semoga bahagia selalu ya.

Suatu saat, kita pasti akan bertemu kembali

Dengan sosok yang baru, dan harapan baru.

Puisi Cinta, Puisi Cinta Sedih, puisi kekecewaan, Puisi penyesalan

Hati Yang Patah

Kala itu
Aku pernah begitu percaya padamu
Hingga lupa bahwa aku punya hati
Hati ini seakan mati
Tak berdenyut, tiada detak
Entah kenapa bisa seperti itu
Sihir cintamu membuatku lupa diri
Tanpa pedulikan hati
Kala itu
Ku hiraukan segala hal buruk tentangmu
Ku tutup telinga dan mata
Demi dirimu yang disana
AH, dan pada akhirnya..
Bodoh! 
Mungkin aku bodoh
Seperti kertas yang tertuang tinta
Seperti gelas kaca yang terjatuh..
Bagaimana?
Pecah!
Saat dustamu terpampang nyata
Hati ini benar benar mati!
Sembilu ku rasa, seperti terkoyak
Seperti inikah cinta?


Uncategorized

Candu

Sering terucap darimu sebuah kata sayang

Bahkan setiap hari tanpa bosan kau lontarkan itu

Dan aku pun tak pernah jenuh mendengarnya

Ucapan sayang darimu seperti halnya

Vitamin penambah semangat untukku

Kau tlah membuatku candu

Kau tlah membuatku rindu

Tahukah kau bahwa kau sedang kurindukan?

Secarik kertas sebuah pena tengah kumainkan

Secarik kertas tlah terbubuh sebait puisi

Yang ku buat untukmu

Wahai engkau sang peneduh hati

Uncategorized

Aku di Hantui Rindu (CERPEN)

Lagi-lagi rinai hujan membasahi tanah nirmala, bau tanah tercium mewangi kala bayu menerpa. Senja menghampiri, pertanda sang mentari mulai malu menampakkan parasnya. Langit memerah meredup menghitam. Lantunan adzan maghrib yang dikumandangkan muadzin menggema riuh se-antero desa. Dan, tibalah saatnya sang rembulan bersiap menampakkan paras eloknya.

Di malam ini begitu gelap, kulihat bulan dan bintang disana. Sang bintang berkedip mesra memandangi bulan yang terdiam. Ya, kini hanya aku yang berteman sepi dan merasakan cemburu kala melihat kemesraan antara bulan dengan bintang. Ku tarik nafas dalam-dalam lalu ku hempaskan perlahan. Kedua bola mataku melirik keseluruh persada. Ah, sunyi. Hanya bunyi jangkrik yang setia denganku malam ini. Tak lama setelah itu ponselku berdering pertanda notifikasi pesan singkat (SMS). Ku ambil ponselku dan ternyata dari seseorang yang teramat sangat kurindukan.

“Assalamu’alaikum, Cantikku.. Bagaimana kabarnya?”

Tersontak, aku kaget! Tanpa menunggu lama segera ku tekan tombol abjad pada keyboard ponselku menyusun sebuah kata menjadi kalimat balasan untuk SMS darinya.

“Wa’alaikumussalam, Mas.. Alhamdulillah sehat. Kamu pulang tah?”

(Dia, seorang pria yang 2 tahun silam sudah bersamaku, merasakan pahit manisnya kerinduan. Rindu yang teramat sangat karena dipisahkan oleh jarak dan waktu tanpa ada kabar rutin darinya. Mengingat dipondok tidak boleh membawa alat komunikasi apapun)

“Enggak kok, ini masih dipondok. Aku ditoko Kitab sama mas Said. Aku dipinjami ponselnya, Yun. Aku rindu kamu, ku harap disana kamu selalu sehat dan selalu dilindungi Allah kemanapun kamu pergi. Maaf, Yun. Aku nggak bisa lama-lama karena abis ini aku mau balik ke pondok.. Sungkan kalih yai nek dangu dangu, Jaga kesehatan nggih.. Assalamu’alaikum cantik”. (Beginilah paragraf balasan terakhir darinya dan aku sedikit galau. Kenapa hanya sebentar? Kan aku masih rindu)

Secangkir kopi hitam dan sepiring pisang goreng sudah berada disampingku. Menemaniku dalam sunyi sepinya malam ini. Aku duduk pada sebuah kursi panjang di balkon depan pintu kamarku. Ku seruput perlahan kopi hitamku sembari memandangi antariksa yang begitu menakjubkan. Ponsel masih dalam genggaman. Dan hatiku masih terasa sedih setelah mendapatkan SMS darinya. Aku sedih, mengapa hanya dalam waktu singkat ia mengabariku?

Ah, hujan tak kunjung mereda. Derasnya menghujam bumi dengan milyaran titik airnya. Senada dengan perasaanku yang begitu deras tengah merindukannya. Tak sengaja tanganku menyenggol secangkir gelas kopi disampingku. Ya, akhirnya tumpah. Kopi tumpah biarkan saja, karena masih bisa di bersihkan menggunakan kain. Tapi tidak dengan rinduku, kala rinduku tumpah hanya bisa diselesaikan dengan pertemuan. Rindu itu berat. Sungguh!

Aku merasakan jenuh, sepi, sunyi dan entah bagaimana lagi ku mendeskripsikan malam ini. Ku beranjak dari duduk manisku melangkah menuju meja belajarku. Ku ambil selembar kertas dan sebuah pena berwarna pink yang menjadi favoritku. Lalu, ku melangkah menuju balkon dan duduk kembali. Hmmm.. cuaca dan suasana sangat mendukung untuk dijadikan moment merangkai puisi.

Ku rangkai huruf menjadi sebuah kata. Kata perkata ku susun menjadi sebuah kalimat indah perbaitnya. Penaku menari dengan lincah mengikuti ayunan tanganku. Imajinasi melayang jauh.

Gerimis rintik hujan gemercik
 Aku berdiri di balik jendela bambu renta
 Ku lempar jauh pandanganku ke-sekeliling persada
 Hela nafasku terdengar parau
 Lamunanku menembus ribuan air yang menghujam tanah nirmala
 Sekelebat bayangan nampak di ujung sana

Terbangun aku dari lamunan
Ku coba pahami betul bayangan itu

Ah! Ternyata hanya halusinasiku
Dia.. dia tak pernah hiraukanku!
Sadarlah.. dia tak ada di sini.
Duhai hujan yang ku saksikan..

Tolong hanyutkanlah rasa rindu ini
Bawalah ia mengalir bersama ribuan
Air yang menggenang
Aku di sini berteman sepi

Menunggu sang pujaan menyadari
Betapa merindunya diriku kepadanya
Biarlah rindu ini terbawa oleh arusmu
Aku tak pantas menahannya

Karena ku tahu
Sang pujaan tak rindu padaku”.

 

Hatiku gelisah, aku meradang tak tahu harus bagaimana mengungkapkan rindu yang mematikan ini. Malam ini air mataku menetes bersamaan dengan derasnya air hujan.

–Tok..tok..tok..

“Kar, ini sudah malam cepat tidur jangan begadang ya”. (Terdengar suara khas yang sudah familiar kudengar berlalu meninggalkan pintu kamarku, ya, ayahku. Beliau adalah laki-laki pertama yang kucinta dan selamanya ada dihati).

Sudahlah, hari sudah larut malam. Tak baik bila aku menikmati malam ini hanya seorang diri. Sang bintang selalu membuatku iri karena kedekatannya dengan sang rembulan. Ah, aku sebal. Ku lipat kertas puisiku dan kuselipkan pada saku bajuku seraya mengangkat nampan yang berisi secangkir kopi dan sepiring pisang goreng yang tak sempat ku santap. Dan ku bergegas menuju kedalam kamar.

Sang rembulan tersenyum melihat tingkahku. Dan rinai hujan mulai menghentikan derasnya. Karena ia tahu, bahwa rinduku tak akan hilang bila hujan tak mereda. Biarkanlah rindu ini hanyut terbawa aliran air yang tersisa. Dan semoga hadirmu menjadi tamu indah dalam bunga tidurku malam ini, See you!

 

Oleh Sekar Wangi Wahyuni Putri

 

 

 

 

e-business, Uncategorized

A bit explanation about e-business

logo-ebusiness

Ketika kita memasuki milenium baru, proses bisnis berbasis internet telah mengubah seluruh industri dan pasar, yang juga akan menimbulkan dampak besar pada pelanggan dan bisnis. Electronic business (e-Business) adalah penggunaan teknologi elektronik terutama dalam bentuk teknologi informasi (TI) untuk melakukan segala proses bisnis, termasuk didalamnya adalah jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi, membangkitkan permintaan melalui kegiatan marketing, melayani pelanggan, berkolaborasi dengan rekan bisnis dan kegiatan transaksi bisnis secara online. E-Business akan meningkatkan kinerja bisnis dengan low cost dan open connectivity dengan diperkenalkannya teknologi baru pada value chain dan menghubungkan value chains untuk meningkatkan layanan, mengurangi biaya, membuka saluran baru dan mentransformasi lansekap persaingan. Banyak perusahaan mulai sadar bahwa banyak manfaat potensial yang diberikan oleh e-Business.

⊕ Beberapa manfaat yang diberikan e-Business adalah:

  1. Dukungan yang mutakhir pada usaha untuk melakukan perekayasaan ulang proses bisnis;
  2.  Ekspansi jangkauan pasar;
  3.  Memperkuat hubungan dengan pelanggan dan suplier;
  4. Mengurangi biaya dengan mengaplikasikan teknologi elektronik pada proses bisnis;
  5. Menurunkan biaya telekomunikasi dengan infrastruktur internet.

Karena manfaat – manfaat yang diberikan oleh e-Business banyak yang berupa manfaat non finansial (intagible benefit) maka kinerja dan kontribusinya terhadap kinerja bisnis secara keseluruhan akan sulit diukur dan dievaluasi. Juga akan sulit untuk me-manage proyek e-Business untuk menyakinkan bahwa manfaat yang nyata dan terukur dapat dihasilkan. Dalam praktik, proyek e-Business sering di-manage terlalu teknis dan sedikit melihat pada perspektif bisnis. Proyek e-Business harus di monitor dan setiap inisiatif dalam e-Business diperlukan perspektif bisnis yang didefinisikan dengan baik (tentang biaya dan manfaat / keuntungannya.

Di internet, ada lagi informasi diletakkan di dalam suatu situs web. Dimana dalam situs web tersebut terdapat banyak laman (pages) yang merupakan tempat dari suatu informasi diletakkan. Dan laman-laman situs tersebut diatur, membentuk struktur yang disusun dalam suatu situs web sehingga saling berhubungan satu sama lain. Sebagai sumber informasi, seringkali pencari informasi harus mencari informasi yang diinginkan di laman-laman suatu situs web yang terkait dengan informasi yang dicari.

Internet yang semakin berkembang serta penggunaannya yang semakin meluas ke berbagai bidang membuat internet menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Salah satunya pada kegiatan e-business oleh perusahaan. Pada industri ebusiness, situs web menjadi tempat utama ditawarkannya layanan oleh perusahaan. Sehingga situs web berperan sangat penting pada keberhasilan sebuah e-business. Membuat suatu situs web yang efektif sebagai pusat informasi adalah hal yang penting bagi perusahaan, karena secara tidak langsung akan meningkatkan kepuasan pelanggan atau pengguna situs. Selain pada industri e-business, sifat dasar situs web sebagai pusat informasi juga berarti bahwa, sebaiknya sebuah situs web memiliki tingkat kefektifan dan usabilitas/kegunaan yang tinggi sehingga pengguna atau pencari informasi dapat dengan mudah dan cepat mencari informasi yang diinginkan.

 

What do you know about e-Business?

e-business adalah e-Business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer.

Dalam penggunaan sehari-hari, E-business tidak hanya menyangkut e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari E-business, sementara E-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari E-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-commerce mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. e-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Peranan Website dalam e-Business

Website dalam e-business sangat berperan sekali, karena dengan adanya website sebagai penjualan bisnis pun bisa di jalankan secara online yaitu dengan E – Commerce. Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.

Jadi dapat disimpulkan peranan website dalam e-business adalah penjualan secara online yang ditampilkan dalam sebuah halaman website yang mempunyai domain name tertentu sesuai dengan penjualan yang ditawarkan dan dibuat semenarik mungkin agar customer dapat tertarik dan memesan produk yang ditawarkan. Oleh karena itu website sangat diperlukan bagi kelancaran suatu perusahaan dalam memasarkan produk yang ditawarkan.

Contoh Desain Website yang sesuai untuk e-Business

desain-ebusiness

 

Peranan Internet dalam e-Business

Keterhubungan global (global connectivity) melalui internet dan kemudahan penggunaan (ease of use) dapat menyediakan akses kepada dunia bisnis dan perorangan yang secara normal akan sulit dilakukan. Perusahaan bisnis dapat secara langsung menghubungi pemasok, rekan bisnis, atau pelanggan perorangan dengan biaya rendah, meskipun terletak sangat jauh secara geografis.

Begitu pula bagi pengusaha, mereka dapat mencari outlet baru untuk produk atau jasa yang ditawarkannya secara lebih luas, karena internet memfasilitasi transaksi silang batas (cross border transaction) sehingga informasi mengalir lebih cepat. Selain itu, internet juga menyediakan media yang berbiaya rendah (low cost medium) bagi aliansi global dan organisasi maya (virtual organizations). Web merupakan tampilan antarmukuka (interface) standar. Dengan media internet, memungkinkan akses global dengan murah yang dapat dipergunakan untuk menciptakan sistem dalam sebuah organisasi.

Bukan itu saja, internet dapat menciptakan aplikasi interaktif yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Halaman-halaman web mempunyai kamampuan untuk berinteraksi secara lebih menarik yang tidak dapat disediakan oleh media tradisonal berbasis kertas. Penampilan teks, suara, gambar, dan video pada halaman web mampu menarik orang untuk berinteraksi lebih jauh, dan ditambah kemudahan berinteraksi hanya dengan menekan tombol untuk membuat pilihan yang diinginkan.

 

∴source: http://arisoesman88.blogspot.co.id/2013/03/e-business-electronic-business.html

Puisi Cinta, Puisi Cinta Sedih, puisi kangen, Uncategorized

Selamanya Kamu

Apa yang kurasa bukanlah bualan semata

Apa yang kujalani bukanlah sebuah sinema

Ini semua nyata tanpa adanya rekayasa

Ku lalui ini semua dengan penuh kerisauan

Aku tak tahu mengapa hatiku beku

Tatkala ku pandangi wajahmu di saku kecil itu

Senyummu..lirikan matamu..

Ah, diriku selalu saja di hantui rasa bersalah!

Di balik senyummu ada sebuah tanda bahagia

Di mana kau gantungkan semua cita padaku

Aku.. aku bersalah..

Aku.. aku melukaimu

Dengan segala tipu daya yang mereka berikan

Ku abaikanmu, ku tinggalkanmu

Semu.. ku tersadar

Ku kembali padamu

Sayang..

Dalam hati, ku tetap menyayangimu

Dalam jiwa, kau yang terindah

Kau, suara hatiku yang mendayu merdu

Wahai kekasihku

 

Uncategorized

Hai Rindu

Tak sehalus kain sutera

Tak sekasar batu karang

Lunak dan rapuh, itu hatiku

Hatiku tempat rindu bertemu

Sesak, pengap, tak bisa bernafas!

Muram bersembunyi di balik tawa

Ia berlagak seperti tak mengenal rindu

Di abaikanya, hingga rindu mulai memudar

Rindu itu..

Tak berwarna dan tak berbentuk

Rindu..

Visualisasi emosi jiwa yang menyakitkan.

Aku pun tak pernah berharap merindukanmu

Karena ku tahu bagaimana rasanya merindu

Terasa pilu bila tak kunjung bertemu

Terasa sesak bila kau tak tahu ku merindumu

Dan..

Rindu datang begitu saja tanpa permisi

Ia membidik hatiku dengan tidak sopan

Merasuk dalam jiwa tanpa mengenal henti

Pelurunya menembus hatiku

Membiarkanku mati terkapar

Karena rindu

Rindu..

Apakah kau rindu padaku?

 

Uncategorized

Kau dan Sakitmu

Kedua bola mataku tertuju padamu

Ku pandangi lekat lekat tubuhmu yang terkulai

Ku dekati kau yang tengah asyik bergulat dengan sepi

Tatapanmu.. begitu kosong

Ku dapati kau terbaring lemas di atas sebuah ranjang

Sebuah infus terpampang jelas di sebelahmu

Sebuah jarum suntik melekat pada nadimu

Terhenti, aku terpaku!

Ku tarik napas perlahan

Ku hirup oxygen untuk merelaksasi paru-paru

Sesak di dada menyeruak ketika melihat kondisimu

Lalu ku hempaskan napas dengan mata terpejam

Sayang, kau pun begitu lemas

Wajahmu pucat pasi tak seperti kau biasanya

Dengan nada melemah kau sambut kedatanganku

Sayang, ingin rasanya aku bersamamu setiap waktu

Menemanimu agar kau tak terpasung sepi

Menemanimu agar tak hanya kau yang merasa sakit

Sayang, bila waktu bisa ku putar kembali

Aku akan memohon kepada Tuhan

Agar menghentikan sementara

Detik, menit, dan jam pada hari naas itu

Sayang, semoga dengan kelapangan hatimu

Serta do’a dari orang-orang yang menyayangimu

Semoga kau lekas sembuh

 

Uncategorized

Aku Bodoh

Tangis ini sudah ku tahan sejak lama

Semenjak kau hilang begitu saja

Bukan hilang menghilang, kau bersembunyi

Di balik layar, kau lebih asyik dengan gurauanmu

Bersama mereka yang bisa membuatmu bahagia

Hati kecilku mempunyai radar yang bisa mengendus

Kau sedang tertawa bahagia, mungkin.

Tapi tidak denganku

Dengan bodohnya aku menunggumu

Menunggu seseorang yang tak peduli

Kau pikir hanya kau saja yang berhak bahagia?

Kau pikir hanya kau yang bisa melupakan?

Semua itu bisa saja ku lakukan

Kalau ku mau

Tapi aku masih berharap kau akan menoleh padaku

Puisi Cinta, Puisi Cinta Sedih, puisi kekecewaan, Puisi penyesalan

Tanpamu

Tertunduk lesu tanpa sepatah kata

Membisu seribu bahasa

Seakan tak ada lagi aksara yang terlintas

Lemah, tak bertenaga

Rapuh, tak ada penopang

Memerah wajahku, buliran air mata jatuh

Bibir ini kaku tak bergeming

Seperti tertambat tak bergerak

Tak bisa ku jelaskan apa yang kurasa

Hanya mampu memaki dalam hati

Kau manusia berhati es nan bengis

Tak kau pedulikan betapa sakitnya aku

Kau perlakukan seperti itu

Janji yang kau ucapkan telah musnah

Seperti dedaunan yang diterpa angin

Menghilang, terbang, tak tahu kemana

Kau hanya diam acuhkan aku

Kau tak hiraukan aku mengaduh

Salah, aku salah

Bila harus menunggumu datang

Kau mengabaikan permata

Untuk mendapatkan sebongkah batu kali

Sudahlah, kau berhak menentukan

Kau muda dan berbakat

Kejar pencapaianmu hingga kau bahagia

Jika kau ingin pergi melanglang buana

Aku bisa apa, hati tak bisa di deteksi

Silahkan pergi..

Aku, pantas untuk bahagia.